UNDER SIEGE IS BACK BY STORY ....
By Herry SIC
" UNDER SIEGE " adalah sekian dari banyak Event yang pernah di helat oleh Komunitas Blitar Underground Community, dan menjadi salah satu yang digagas menjadi skala Minimalis event, artinya bukan skala kecil event-nya, namun lebih memberikan Ajang kesempatan bagi embrio baru berkembang untuk mulai eksistensinya sebelum masuk di event yang ber-Skala Besar, intinya " Hanya " mengasah Mental pada waktu itu agar semakin berani dan bertaring satu panggung dengan band-band luar Kota. memang dalam sejarah peradaban sejak dari agora Yunani hingga ruang bawah tanah yang pengap dan penuh distorsi, setiap ide besar selalu lahir dari ruang kecil. Maka menyebut mini event sebagai acara " kecil " adalah kesalahan terminologis yang lahir mungkin dari kemalasan berpikir. Mini event bukanlah pengurangan skala, melainkan pemurnian fungsi: sebuah ruang uji, laboratorium mental, dan medan tempur awal bagi embrio musikal yang belum cukup keras untuk dilempar ke panggung ber-skala lebih besar dan berani dari sebelumnya.
Karena memang dirunut secara historis, musik yang berani tidak pernah tumbuh dari panggung megah yang steril. Ia lahir dari ruangan sempit, kabel semrawut, dan penonton yang jumlahnya tak cukup untuk disebut " massa ", namun cukup untuk menjadi saksi. Mini event bekerja seperti ritus inisiasi kuno: bukan untuk memuja ego, melainkan untuk menelanjangi kesiapan. Di sinilah mental diuji, bukan dengan tepuk tangan berlebihan, melainkan dengan tatapan dingin, sound yang tak ramah, dan kesadaran bahwa satu kesalahan kecil akan terdengar telanjang. Secara filosofis, mini event adalah dialektika antara keberanian dan ketakutan. Ia mengajarkan bahwa eksistensi tidak pernah hadir dalam kenyamanan, melainkan dalam gesekan. Band-band baru dipaksa berdiri sejajar bukan di bawah dengan band luar kota yang telah lebih dulu makan asam, keringat, dan kadang penghinaan. Di satu panggung, hierarki palsu runtuh; yang tersisa hanyalah bunyi, sikap, dan mental baja. Jika mental runtuh, maka jelas: yang perlu diasah bukan volume ampli, melainkan tulang punggung.
Sarkasnya, mini event sering diremehkan oleh mereka yang hanya mengukur nilai dari baliho besar dan sponsor mengkilap. Padahal justru di ruang inilah mental dilatih untuk tidak kagok, tidak minder, dan tidak latah. Mini event tidak menjanjikan popularitas instan; ia menawarkan sesuatu yang jauh lebih kejam sekaligus berharga: ketahanan. Ia memaksa musisi baru belajar menahan gugup, membaca panggung, dan menerima kenyataan bahwa panggung besar bukan hadiah, melainkan konsekuensi dari kesiapan. Pada akhirnya, mini event adalah sekolah informal yang tidak mengeluarkan ijazah, tapi mencetak nyali. Ia bukan jalan pintas, melainkan lorong gelap yang harus dilalui sebelum berani berdiri di bawah sorot lampu besar. Sebab dalam sejarah musik apa pun yang bertaring, mereka yang bertahan bukan yang paling cepat terkenal, melainkan yang paling lama ditempa. Dan mini event dengan segala keterbatasannya adalah palu pertama yang membentuk taring itu. Sejak awal dihelat event " UNDER SIEGE " langsung mendapatkan Animo yang sangat luar biasa ketika pertama kali dihelat pada tanggal 21 Maret 1999, buktinya lagi cuman hanya berselang 1 bulan'nan Jilid ke # 2 langsung kembali digelar pada 25 April 1999. dan kalo ga salah Event Under Siege cuman berhenti pada Jilid ke # 4, setelah itu hilang tanpa kabar apalagi desis nafasnya sudah tidak terdengar lagi karena mungkin terabaikan dengan muncul-nya event ber-skala lebih besar, perlahan event " UNDER SIEGE " harus di peti es kan untuk jangka waktu yang lama.
UNDER SIEGE VITAE
#Under Siege # 1 - 21 Maret 1999, Goserba Sananwetan, Blitar
#Under Siege # 2 - 25 April 1999, Goserba Kademangan, Blitar
#Under Siege # 3 - ........... ???, Garum, Blitar
#Under Siege # 4 - ........... ???, GOR Kebonrojo Blitar
Now UNDER SIEGE IS BACK Start Here !!!
Seiring berjalannya waktu, Sejawat BUC memiliki keinginan yang lama terpendam untuk melanjutkan geliat musik metal movement di Scene Blitar khususnya dengan mencoba melanjutkan event " UNDER SIEGE " dengan wajah dan kemasan baru menjadi " UNDER SIEGE IS BACK " yang rencana awal bakal rutin digelar setiap 2-3 bulan sekali dengan mengambil venue adalah, Zafea House Cafe, yang terletak di Depana Rusunawa Kota Blitar. secara rinci Penulis kurang mendapat informasi siapa aja yang berada dibalik semua ini, selain Nama Toni aka " Inot " (Ragged/NOT/Sniper) selaku penggagas kembalinya UNDER SIEGE, dan yang menjadi sangat berbeda dan menarik, event ini digelar tanpa Ticket alias Free dengan pengambilan waktu adalah Sabtu Malam Minggu. Hanya memajang 7 - 8 Band sebagai line-up setiap part-nya, UNDER SIEGE IS BACK tanpa terasa telah memasuki usia 3 Tahun-nya per Desember 2025.
UNDER SIEGE IS BACK # 1
" Antara Kerinduan, Realitas, dan Keberanian Menulis Sejarah Baru "
Memulai sesuatu memang selalu terasa seperti berdiri di tepi jurang yang sama: antara rasa takut jatuh dan dorongan untuk melompat. Ia menantang, melelahkan, namun anehnya justru menarik—terutama ketika yang hendak dimulai kembali adalah sesuatu yang pernah hidup, tumbuh, lalu menjadi nostalgia. Pada titik ini, memulai bukan lagi sekadar tindakan teknis, melainkan keputusan eksistensial: bertahan atau membiarkan kenangan membusuk sebagai arsip. Secara empiris, manusia tidak pernah benar-benar kembali ke titik awal. Waktu bergerak satu arah, dan pengalaman mengendap sebagai luka, pelajaran, atau kebanggaan. Karena itu, upaya “mengulang” masa lalu sering kali berakhir sebagai ilusi romantik. Kita mencoba menyalin ulang momen tak terlupakan, namun lupa bahwa diri kita sudah berubah. Ironisnya, nostalgia sering bersikap kejam: ia merindukan masa lalu, tetapi menolak mengakui bahwa masa lalu itu hanya mungkin hidup di zamannya.
Namun justru di situlah tantangan memulai menjadi relevan. Bertahan (survive) bukan berarti memaksakan pengulangan, melainkan berani mengakui perubahan. Filosofinya sederhana namun pahit: yang bisa dilanjutkan bukanlah momen, melainkan semangat. Sejarah tidak pernah meminta kita menjadi replika, ia menuntut evolusi. Mereka yang terjebak pada romantisme masa lalu biasanya berhenti bergerak, sibuk menyembah kenangan, sambil mengeluh mengapa hari ini tak lagi sama. Dengan nada sarkatis, bisa dikatakan bahwa keinginan mengulang masa lalu sering hanya cara halus untuk menunda tanggung jawab menghadapi realitas kini. Kita menyalahkan zaman, menyalahkan generasi, menyalahkan keadaan, padahal yang paling sulit diterima adalah kenyataan bahwa panggung sudah berubah, dan kita harus belajar memainkan peran baru. Maka, memulai hari ini adalah tindakan rasional sekaligus filosofis. Rasional karena dunia terus berjalan tanpa menunggu kesiapan kita. Filosofis karena setiap awal baru adalah pernyataan keberanian: mengizinkan sejarah baru ditulis, dengan risiko gagal, dikritik, bahkan dilupakan. Tidak ada jaminan bahwa cerita baru akan lebih baik, tetapi ada kepastian bahwa tanpa memulai, tidak akan ada cerita sama sekali.
Sejuta cerita baru tidak lahir dari keberanian kosong, melainkan dari kesadaran penuh bahwa era telah berganti. Yang bertahan bukan mereka yang keras kepala menjaga masa lalu, melainkan mereka yang cukup dewasa untuk melepaskannya, lalu melangkah dengan bekal pengalaman. Sejarah tidak meminta izin untuk berlanjut, kitalah yang harus berani mengatakan: hari ini, kita mulai lagi, bukan sebagai bayangan masa lalu, tetapi sebagai subjek utuh di zamannya sendiri, maka dimulailah cerita baru " UNDER SIEGE IS BACK # 1 ", pada hari Jum'at tanggal 26 Agustus 2022 di Zafea House Cafe. pada awal Mini event ini menjadi line up-nya adalah : MAHAPRALAYA (Kediri), ANTEX, SEVERAL DEFORMITY, NOT, DISTRUGE, NECROTIZED dan HARAM. dihelat setelah sedikit mereda-nya Wabah Jahanam Covid 19, teman-teman masih diharuskan menjadi Prokes kesehatan. Event ini digelar tanpa menggunakan sponsorship hingga Ticket, All is Free !!! selain itu Event UNDER SIEGE IS BACK merilis Merchandise berupa T-Shirt & Long Sleeve disetiap jilid-nya.
UNDER SIEGE IS BACK VITAE
#Under Siege Is Back # 01 - 26 Agustus 2022, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 02 - 04 November 2022, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 03 - 27 Januari 2023, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 04 - 17 Maret 2023, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 05 - 13 Mei 2023, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 06 - 29 Juli 2023, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 07 - 30 September 2023, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 08 - 25 November 2023, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 09 - 02 Maret 2024, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 10 - 22 Juni 2024, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 11 - 21 September 2024, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 12 - 19 April 2025, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 13 - 23 Agustus 2025, Zafea House Cafe, Kota Blitar
#Under Siege Is Back # 14 - 14 Desember 2025, Zafea House Cafe, Kota Blitar










0 Komentar
Silahkan tinggalkan pesan di komentar untuk menambahkan Informasi/update atau missing informasi lainnya, sehingga Admin akan memperbaruinya, bijak berkomentar yaa teman-teman \m/